Midi dirangkai dari beberapa track, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi, dan setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch), misalnya channel 1 untuk bass, channel 2 untuk piano dan sebagainya.
Pengertian antara track dan channel seringkali membingungkan. Channel dan track pada midi mempunyai kemiripan arti. Keduanya menggambarkan adanya pemisahan instrument musik pada posisi yang berlainan untuk memudahkan pengaturan didalam menyusun komposisi musik. Namun pengertian channel midi lebih mengarah ke spesifikasi midi, sedangkan track midi lebih mengarah kepada desain sequencer atau software midi di komputer. Software midi sequencer bisa menyediakan lebih dari 16 track sesuai dengan kapasitas software, tetapi batas jumlah channel midi pada umumnya adalah 16.
Di dalam midi, penomoran track tidak harus sama dengan penomoran channel, misalnya track nomor satu tidak harus sama dengan channel nomor satu. Yang perlu diperhatikan adalah standar penomoran untuk channel instrument drums adalah nomor 10 untuk sistem penomoran 1..16, atau nomor 9 untuk sistem penomoran 0..15
Satu channel dihubungkan dengan satu program suara instrument musik. Jika ingin menggunakan beberapa suara instrument di dalam satu channel, harus dilakukan secara bergantian dengan cara mengganti program suara (patch), misalnya channel untuk suara gitar clean berganti menjadi suara gitar distorsi.
Satu channel midi bisa dipakai untuk beberapa track midi, misalnya satu channel untuk piano dipisahkan antara tangan kiri dan kanan menjadi dua track midi. Contoh lainnya adalah menggunakan channel 10 (drum) untuk beberapa track, misalnya track untuk kick, snare, hi-hat, cymbal dan sebagainya. Keuntungan pemisahan track tersebut adalah memudahkan pengaturan misalnya volume (velocity) untuk masing-masing track.
Artikel musik, berita musik, kreasi lagu, tips mengarang lagu, software musik, dan semua tentang musik
Showing posts with label midi. Show all posts
Showing posts with label midi. Show all posts
Wednesday, June 15, 2011
Beberapa Istilah Tentang Midi
Midi
Midi (musical instrument digital interface) adalah kumpulan perintah standar yang berisi kode, controller dan parameter musik (pitch, volume, panning, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik.
Midi Sequencer
Midi sequencer adalah peralatan hardware atau perangkat software yang bisa membuat, mengedit dan memainkan midi. Aplikasi media player mungkin bisa memainkan midi, tetapi untuk membuat dan mengeditnya diperlukan sequencer.
Format Midi
File midi berukuran sangat kecil karena tidak berisi data audio melainkan hanya berisi kumpulan kode perintah. Pada umumnya midi disimpan dalam bentuk file dengan extension
*.mid atau *.smf (standard midi file). Ada juga pengembangan file midi yang dilengkapi dengan lirik yang disinkronkan dengan midi yang disimpan dalam format *.kar (midi karaoke)
Track dan Channel Midi
Midi tersusun dari beberapa track midi, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch). Pengertian track dan channel sering rancu tetapi sebenarnya ada perbedaan antara track dan channel pada midi
Midi Controller
Di dalam midi terdapat beberapa parameter dan controller yang digunakan di dalam pengaturan komposisi musik, misalnya volume, panning, pitch wheel, velocity dan lain-lain.
Patch
Suara instrument yang bisa digunakan pada midi, misalnya piano, bas, gitar dan lain-lain.
Tempo
menyatakan kecepatan suatu musik dimainkan, yang biasanya dinyatakan dalam beats per minute (BPM)
Volume (Midi controller #7)
Volume menyatakan kekerasan atau amplitudo suara. Controller ini hampir sama dengan velocity dan expression tetapi mempunyai pengertian yang berbeda. Volume biasanya digunakan untuk pengaturan secara umum pada suatu track midi.
Velocity
Parameter ini hampir mirip dengan volume tapi lebih menggambarkan tentang kecepatan atau kekuatan untuk membunyikan instrument musik, misalnya keras lemahnya sentuhan pada tombol piano atau keras lemahnya pukulan drums. Di dalam memainkan piano ada nada-nada yang dimainkan dengan lembut kemudian pada nada-nada yang lain dimainkan dengan keras. Begitu pula pukulan pada fill drum lebih keras dari sebelum atau sesudahnya.
Expression (Midi controller #11)
Controller ini juga mirip dengan volume, yang lebih menggambarkan naik turunnya volume instrument musik sesuai dengan penghayatan lagu. Misalnya suara string section yang perlahan naik atau ketika perlahan menghilang.
Modulation (Midi controller #1)
Modulasi menyatakan besarnya vibrasi suara instrument. Karakter modulasi tergantung pada patch dan sequencer yang digunakan.
Panning (Midi controller #10)
Panning menyatakan posisi suara instrument di dalam ruang stereo. Nilai 0 berarti suara berada di kiri (speaker L), 64 = di tengah, dan 127= di kanan (speaker R).
Pitch Wheel
Parameter pitch wheel atau pitch bend menyatakan perpindahan nada secara mulus tanpa ada jedah yang sering dipakai misalnya pada suara melodi gitar. Nilainya berkisar antara -8192 sampai 8192. Nilai 0 menyatakan nada aslinya, -8192 menyatakan nada 2 semi tone di bawahnya, 8192 menyatakan nada 2 semi tone di atasnya.
Midi Envelope
Midi envelope adalah kurva yang menggambarkan nilai parameter atau controller pada suatu track midi.
Midi (musical instrument digital interface) adalah kumpulan perintah standar yang berisi kode, controller dan parameter musik (pitch, volume, panning, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik.
Midi Sequencer
Midi sequencer adalah peralatan hardware atau perangkat software yang bisa membuat, mengedit dan memainkan midi. Aplikasi media player mungkin bisa memainkan midi, tetapi untuk membuat dan mengeditnya diperlukan sequencer.
Format Midi
File midi berukuran sangat kecil karena tidak berisi data audio melainkan hanya berisi kumpulan kode perintah. Pada umumnya midi disimpan dalam bentuk file dengan extension
*.mid atau *.smf (standard midi file). Ada juga pengembangan file midi yang dilengkapi dengan lirik yang disinkronkan dengan midi yang disimpan dalam format *.kar (midi karaoke)
Track dan Channel Midi
Midi tersusun dari beberapa track midi, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch). Pengertian track dan channel sering rancu tetapi sebenarnya ada perbedaan antara track dan channel pada midi
Midi Controller
Di dalam midi terdapat beberapa parameter dan controller yang digunakan di dalam pengaturan komposisi musik, misalnya volume, panning, pitch wheel, velocity dan lain-lain.
Patch
Suara instrument yang bisa digunakan pada midi, misalnya piano, bas, gitar dan lain-lain.
Tempo
menyatakan kecepatan suatu musik dimainkan, yang biasanya dinyatakan dalam beats per minute (BPM)
Volume (Midi controller #7)
Volume menyatakan kekerasan atau amplitudo suara. Controller ini hampir sama dengan velocity dan expression tetapi mempunyai pengertian yang berbeda. Volume biasanya digunakan untuk pengaturan secara umum pada suatu track midi.
Velocity
Parameter ini hampir mirip dengan volume tapi lebih menggambarkan tentang kecepatan atau kekuatan untuk membunyikan instrument musik, misalnya keras lemahnya sentuhan pada tombol piano atau keras lemahnya pukulan drums. Di dalam memainkan piano ada nada-nada yang dimainkan dengan lembut kemudian pada nada-nada yang lain dimainkan dengan keras. Begitu pula pukulan pada fill drum lebih keras dari sebelum atau sesudahnya.
Expression (Midi controller #11)
Controller ini juga mirip dengan volume, yang lebih menggambarkan naik turunnya volume instrument musik sesuai dengan penghayatan lagu. Misalnya suara string section yang perlahan naik atau ketika perlahan menghilang.
Modulation (Midi controller #1)
Modulasi menyatakan besarnya vibrasi suara instrument. Karakter modulasi tergantung pada patch dan sequencer yang digunakan.
Panning (Midi controller #10)
Panning menyatakan posisi suara instrument di dalam ruang stereo. Nilai 0 berarti suara berada di kiri (speaker L), 64 = di tengah, dan 127= di kanan (speaker R).
Pitch Wheel
Parameter pitch wheel atau pitch bend menyatakan perpindahan nada secara mulus tanpa ada jedah yang sering dipakai misalnya pada suara melodi gitar. Nilainya berkisar antara -8192 sampai 8192. Nilai 0 menyatakan nada aslinya, -8192 menyatakan nada 2 semi tone di bawahnya, 8192 menyatakan nada 2 semi tone di atasnya.
Midi Envelope
Midi envelope adalah kurva yang menggambarkan nilai parameter atau controller pada suatu track midi.
Tuesday, May 31, 2011
Musik Virtual: Membuat Kreasi Musik Tanpa Alat Musik
Saat ini pertumbuhan band musik semakin pesat. Namun tidak semua orang bisa membentuk band musik, dan tidak semua orang bisa memiliki alat musik yang diimpikannya. Padahal sebenarnya banyak sekali orang dengan telenta musik yang hebat yang ada di sekitar kita, yang tidak tersalurkan, sehingga bakat alaminya akhirnya terpendam begitu saja.
Buat kamu yang merasa memiliki bakat musik dan ingin menciptakan karya musik, kamu bisa menuangkan kreasimu walaupun kamu tidak memiliki band musik, maupun tidak memiliki alat musik. Dengan berbekal komputer dan software musik yang bisa kamu cari di internet kamu bisa membuat karya musik dengan menggunakan instrument musik tiruan. Karena instrument musik yang dipakai adalah tiruan atau tidak nyata maka musik jenis ini sering disebut dengan musik virtual, musik digital, atau musik synthesis.
Pada garis besarnya proses pembuatan lagu/musik dilakukan dalam beberapa tahap berikut:
Tahap tracking adalah tahap audio recording (instruments, vocal) ke dalam beberapa track secara terpisah. Di dalam pembuatan musik synthesis tahap rekaman instrument musik bisa diganti dengan music synthesizing, yaitu proses pembuatan musik dengan menggunakan software komputer. Software yang digunakan untuk keperluan ini umumnya disebut music synthesizer.
Pada umumnya dasar dari pada software synthesizer adalah midi, yaitu suatu perintah standar yang berisi kode dan parameter musik (pitch, volume, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik. Dengan midi kamu bisa membuat aransemen dengan berbagai suara instrument musik (seperti suara pada keyboard midi). Maka yang terpenting di dalam membuat kreasi musik synthesis adalah midi.
Dengan semakin berkembangnya teknologi musik digital, suara elektronik yang dihasilkan midi bisa diganti dengan suara yang lebih natural dengan menggunakan VST Instrument (VSTi) atau menggunakan SoundFont (SF2). VSTi dan SoundFont menggunakan sampel suara instrument musik yang sebenarnya, sehingga kualitas suara yang dihasilkan tergantung pada kualitas sampel suara instrument yang digunakan.
Selain itu kamu bisa menambahkan loop musik, saitu sampel musik yang diulang-ulang, misalnya loop untuk drum. Ada banyak loop yang bisa ditemukan di internet, baik dalam format midi maupun format audio (mp3, wma,... ).
Selanjutnya kamu bisa menggabungkan musik synthesis dengan track audio ( vocal atau instrument musik lainnya). Selamat berkarya !
Contoh musik virtual kreasi saya : Biarlah - Killing Me Inside
Buat kamu yang merasa memiliki bakat musik dan ingin menciptakan karya musik, kamu bisa menuangkan kreasimu walaupun kamu tidak memiliki band musik, maupun tidak memiliki alat musik. Dengan berbekal komputer dan software musik yang bisa kamu cari di internet kamu bisa membuat karya musik dengan menggunakan instrument musik tiruan. Karena instrument musik yang dipakai adalah tiruan atau tidak nyata maka musik jenis ini sering disebut dengan musik virtual, musik digital, atau musik synthesis.
Pada garis besarnya proses pembuatan lagu/musik dilakukan dalam beberapa tahap berikut:
tracking - > mixing - > mastering
Tahap tracking adalah tahap audio recording (instruments, vocal) ke dalam beberapa track secara terpisah. Di dalam pembuatan musik synthesis tahap rekaman instrument musik bisa diganti dengan music synthesizing, yaitu proses pembuatan musik dengan menggunakan software komputer. Software yang digunakan untuk keperluan ini umumnya disebut music synthesizer.
Pada umumnya dasar dari pada software synthesizer adalah midi, yaitu suatu perintah standar yang berisi kode dan parameter musik (pitch, volume, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik. Dengan midi kamu bisa membuat aransemen dengan berbagai suara instrument musik (seperti suara pada keyboard midi). Maka yang terpenting di dalam membuat kreasi musik synthesis adalah midi.
membuat kreasi musik synthesis berarti kamu harus mengerti midi.
Dengan semakin berkembangnya teknologi musik digital, suara elektronik yang dihasilkan midi bisa diganti dengan suara yang lebih natural dengan menggunakan VST Instrument (VSTi) atau menggunakan SoundFont (SF2). VSTi dan SoundFont menggunakan sampel suara instrument musik yang sebenarnya, sehingga kualitas suara yang dihasilkan tergantung pada kualitas sampel suara instrument yang digunakan.
Secara garis besar tahap pada music synthesizing adalah:
midi arranging & processing - > SF2 / VSTi - > effect
Selain itu kamu bisa menambahkan loop musik, saitu sampel musik yang diulang-ulang, misalnya loop untuk drum. Ada banyak loop yang bisa ditemukan di internet, baik dalam format midi maupun format audio (mp3, wma,... ).
Selanjutnya kamu bisa menggabungkan musik synthesis dengan track audio ( vocal atau instrument musik lainnya). Selamat berkarya !
Contoh musik virtual kreasi saya : Biarlah - Killing Me Inside
- Tuju Nada -
Wednesday, May 25, 2011
Software Midi: Onyx Arranger 2.1 LE
Dengan midi editor yang user friendly dalam beberapa window, Onyx Arranger memiliki hampir semua fitur editor midi pada umumnya serta dilengkapi dengan midi processing antara lain: event filter, quantizer, modeler, controller adjuster, drum adjuster, time-pitch adjuster, interpolator, autophraser, chord/key transposer, save/load MFX chain, FX applying.
Salah satu kelebihan software ini adalah adanya fasilitas orchestrator, yaitu music style (OOstyle) yang bisa digunakan pada midi lagu yang akan dibuat. Hanya dengan memilih jenis OOstyle dan menentukan scale dan rangkaian chord maka sudah tercipta aransemen sederhana yang siap mengiringi lagu anda. Anda bisa menggunakan beberapa OOstyle sekaligus di dalam satu lagu. Ada beberapa OOstyle yang disediakan untuk bermacam genre musik. Selain itu anda bisa membuat OOstyle sendiri misalnya style untuk dangdut, langgam dan lain-lain. Anda bisa juga menambahkan fill pada bagian lagu.
Kelebihan lainnya adalah adanya Harmonizer yang bisa mengenali dan menganalisa nada lagu untuk kemudian menentukan scale lagu beserta chord progress-nya untuk beberapa genre musik (jazz, pop, classic, dll). Selain itu Onyx Arranger juga dilengkapi dengan kemampuan untuk mengenali/mendeteksi chord yang bukan berada dalam scale lagu.
Untuk mengetahui fitur lengkapnya anda bisa mengunjungi www.ntonyx.com
Selain versi komersial, tersedia juga Onyx Arranger 2.1 LE yang merupakan versi bebas dengan kemampuan yang tidak jauh beda dengan versi komersial. Anda bisa didownload Onyx Arranger 2.1 LE disini:
Pada link tersebut anda bisa juga download beberapa file OOstyle yang tidak disertakan didalam software installer.
- Tuju Nada -
Friday, April 29, 2011
Memilih Software Midi Yang Cocok Buat Kamu
Banyak software midi atau software musik yang mendukung midi yang bisa kamu temukan dan bisa didownload dari internet. Karena banyaknya pilihan maka agak sulit untuk menentukan software midi mana yang cocok buat kamu. Masing-masing software midi punya kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan software midi lainnya.
Walaupun demikian, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan di dalam memilih software midi seperti diuraikan berikut ini:
Mempelajari fitur software
Membaca fitur software bertujuan untuk mengetahui kemampuan software serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Bagi yang sudah terbiasa dengan software musik tidak akan mengalami kesulitan untuk memilih software midi dengan cara melihat fitur software tersebut. Namun bagi yang awam dengan software musik mungkin pada awalnya akan kebingungan dengan banyaknya istilah musik maupun istilah software musik, namun akhirnya akan terbiasa dengan istilah tersebut.
Metode pembuatan midi
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat midi, sehingga kamu bisa memilih software midi mana yang sesuai dengan kemampuan kamu berdasarkan metode tersebut. Pada umumnya software midi menggunakan salah satu atau beberapa metode berikut:
1. Editor midi berbentuk notasi musik
Kalau kamu sangat menguasai membaca / menulis notasi musik (not balok) maka pilihlah software midi yang menggunakan editor dalam bentuk notasi musik, misalnya: Harmony assistant, Sibelius dan lain-lain.
2. Editor midi berbentuk Piano Roll
Pada metode ini kamu tidak harus mengerti notasi musik. Untuk membuat not lagu kamu hanya tinggal mengklik pada diagram piano roll pada posisi waktu dan durasi yang tepat. Editor berbentuk Piano Roll banyak dipakai di sebagian besar software musik dan paling banyak disukai oleh pemakai software. Misalnya: Nuendo, Cubase, Sonar, Synthfont, Fruity Loops, LMMS, Onyx Arranger dan lain-lain
3. Midi Record
Kalau kamu pandai memainkan instrument midi, misalnya keyboard midi, maka pilihlah software midi yang mendukung record dari instrument midi. Kamu tinggal menghubungkan instrument midi dengan komputer, kemudian ketika kamu memainkan instrument tersebut maka musik yang kamu mainkan akan terekam dalam bentuk midi. Pada umumnya software musik saat ini mendukung perekaman dari instrument midi.
Jangan terpaku dengan satu software midi
Jika kamu sudah cocok dengan salah satu software midi yang kamu suka, tidak ada salahnya mencoba software midi yang lain karena mungkin ada suatu kelebihan yang belum kamu jumpai di software pertama kamu. Selain itu akan berguna bagi kamu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang software musik.
Jika kamu sudah pernah atau terbiasa dengan salah satu software midi (ataupun software musik pada umumnya) maka kamu tidak akan terlalu mengalami kesulitan jika mencoba software midi lainnya.
Software midi yang saya suka
Di antara beberapa software midi, saya lebih suka membuat dan meng-edit midi menggunakan Onyx Arranger , kemudian untuk menambahkan efek dan mixing saya memilih Synthfont dan Nuendo.
Walaupun demikian, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan pertimbangan di dalam memilih software midi seperti diuraikan berikut ini:
Mempelajari fitur software
Membaca fitur software bertujuan untuk mengetahui kemampuan software serta mengetahui kelebihan dan kekurangannya. Bagi yang sudah terbiasa dengan software musik tidak akan mengalami kesulitan untuk memilih software midi dengan cara melihat fitur software tersebut. Namun bagi yang awam dengan software musik mungkin pada awalnya akan kebingungan dengan banyaknya istilah musik maupun istilah software musik, namun akhirnya akan terbiasa dengan istilah tersebut.
Metode pembuatan midi
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat midi, sehingga kamu bisa memilih software midi mana yang sesuai dengan kemampuan kamu berdasarkan metode tersebut. Pada umumnya software midi menggunakan salah satu atau beberapa metode berikut:
1. Editor midi berbentuk notasi musik
Kalau kamu sangat menguasai membaca / menulis notasi musik (not balok) maka pilihlah software midi yang menggunakan editor dalam bentuk notasi musik, misalnya: Harmony assistant, Sibelius dan lain-lain.
2. Editor midi berbentuk Piano Roll
Pada metode ini kamu tidak harus mengerti notasi musik. Untuk membuat not lagu kamu hanya tinggal mengklik pada diagram piano roll pada posisi waktu dan durasi yang tepat. Editor berbentuk Piano Roll banyak dipakai di sebagian besar software musik dan paling banyak disukai oleh pemakai software. Misalnya: Nuendo, Cubase, Sonar, Synthfont, Fruity Loops, LMMS, Onyx Arranger dan lain-lain
3. Midi Record
Kalau kamu pandai memainkan instrument midi, misalnya keyboard midi, maka pilihlah software midi yang mendukung record dari instrument midi. Kamu tinggal menghubungkan instrument midi dengan komputer, kemudian ketika kamu memainkan instrument tersebut maka musik yang kamu mainkan akan terekam dalam bentuk midi. Pada umumnya software musik saat ini mendukung perekaman dari instrument midi.
Jangan terpaku dengan satu software midi
Jika kamu sudah cocok dengan salah satu software midi yang kamu suka, tidak ada salahnya mencoba software midi yang lain karena mungkin ada suatu kelebihan yang belum kamu jumpai di software pertama kamu. Selain itu akan berguna bagi kamu untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang software musik.
Jika kamu sudah pernah atau terbiasa dengan salah satu software midi (ataupun software musik pada umumnya) maka kamu tidak akan terlalu mengalami kesulitan jika mencoba software midi lainnya.
Software midi yang saya suka
Di antara beberapa software midi, saya lebih suka membuat dan meng-edit midi menggunakan Onyx Arranger , kemudian untuk menambahkan efek dan mixing saya memilih Synthfont dan Nuendo.
- Tuju Nada -
Subscribe to:
Posts (Atom)

