Lagu ini sudah beberapa tahun yang lalu dibuat oleh Ariel, namun Ariel kesulitan menemukan lirik yang pas untuk lagu tersebut. Beberapa musisi telah mencoba menggarap liriknya namun Ariel dkk belum puas, hingga akhirnya Ryan, vokalis d' Masiv diminta untuk menggarap liriknya dan jadilah lagu yang diberi title Hidup Untukmu Mati Tanpamu. Konon, lirik tersebut dikerjakan Ryan dalam waktu 5 menit ...!
Artikel musik, berita musik, kreasi lagu, tips mengarang lagu, software musik, dan semua tentang musik
Wednesday, January 9, 2013
Hidup Untukmu Mati Tanpamu (Karaoke)
My music cover, spesial buat Sahabat Noah.
Lagu ini sudah beberapa tahun yang lalu dibuat oleh Ariel, namun Ariel kesulitan menemukan lirik yang pas untuk lagu tersebut. Beberapa musisi telah mencoba menggarap liriknya namun Ariel dkk belum puas, hingga akhirnya Ryan, vokalis d' Masiv diminta untuk menggarap liriknya dan jadilah lagu yang diberi title Hidup Untukmu Mati Tanpamu. Konon, lirik tersebut dikerjakan Ryan dalam waktu 5 menit ...!
Lagu ini sudah beberapa tahun yang lalu dibuat oleh Ariel, namun Ariel kesulitan menemukan lirik yang pas untuk lagu tersebut. Beberapa musisi telah mencoba menggarap liriknya namun Ariel dkk belum puas, hingga akhirnya Ryan, vokalis d' Masiv diminta untuk menggarap liriknya dan jadilah lagu yang diberi title Hidup Untukmu Mati Tanpamu. Konon, lirik tersebut dikerjakan Ryan dalam waktu 5 menit ...!
Tuesday, March 20, 2012
Soldier of Fortune - Deep Purple (Karaoke)
Lagu lama yang masih asik untuk didengar, Soldier of Fortune salah satu hit dari Deep Purple, aku buat versi karaokenya. Selamat bernostalgia!
Doa Pengobral Dosa - Iwan Fals (Karaoke)
Suatu ketika aku teringat sebuah lagu lama dari Iwan Fals yang pernah populer di masanya. Kemudian aku coba browsing untuk cari file karaokenya, tapi sayang tidak berhasil aku temukan. Akhirnya aku coba buat sendiri musiknya, dan ingin share dengan sobat yang ingin berkaraoke dan bernostalgia.
Tuesday, January 24, 2012
Membuat Kreasi Midi Lagu Terlalu lama - Vierra
Bagi para sobat pecinta Vierra maupun pecinta musik pada umumnya yang ingin download lagu 'Terlalu Lama - Vierra', namun belum ketemu link untuk download, tidak ada salahnya sobat mencoba berkreasi sendiri membuat midi lagu tersebut dengan mengikuti tutorial midi di blog TujuNada.
Di dalam tutorial, sobat akan diajak praktek langsung membuat midi lagu 'Terlalu lama' dengan cara step-by-step, dimulai dari level Nol, yang secara bertahap akan diperkenalkan teori atau dasar-dasar membuat kreasi midi. Tutorial ditampilkan dalam bentuk flash video secara singkat namun mudah diikuti bahkan bagi para sobat yang belum bisa sama sekali, asalkan ada kemauan kuat untuk belajar!
Tutorial midi menggunakan software Onyx Arranger , dan dibagi dalam beberapa tahap:
Midi lagu yang ditampilkan pada Tutorial hanyalah bagian intro lagu Terlalu Lama. Namun saya yakin bahwa setelah mengikuti tutorial ini, sobat bisa menyelesaikan midi lagu tersebut sampai tuntas. Selamat berkreasi!
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Di dalam tutorial, sobat akan diajak praktek langsung membuat midi lagu 'Terlalu lama' dengan cara step-by-step, dimulai dari level Nol, yang secara bertahap akan diperkenalkan teori atau dasar-dasar membuat kreasi midi. Tutorial ditampilkan dalam bentuk flash video secara singkat namun mudah diikuti bahkan bagi para sobat yang belum bisa sama sekali, asalkan ada kemauan kuat untuk belajar!
Tutorial midi menggunakan software Onyx Arranger , dan dibagi dalam beberapa tahap:
- Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
- Tutorial 02 - Membuat Track Drums
- Tutorial 03 - Merangkai Melodi
- Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
- Tutorial 05 - Membuat Bass Line
- Tutorial 06 - Menyusun Chord
Midi lagu yang ditampilkan pada Tutorial hanyalah bagian intro lagu Terlalu Lama. Namun saya yakin bahwa setelah mengikuti tutorial ini, sobat bisa menyelesaikan midi lagu tersebut sampai tuntas. Selamat berkreasi!
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Midi Tutorial: 06 - Menyusun Chord
Pada tutorial kali ini kita akan menambahkan chord pada aransemen yang telah kita buat di tutorial sebelumnya. Bagi para sobat yang belum hafal susunan nada pada chord, sobat bisa menggunakan bantuan software Piano Chords
Pertama kita akan membuat chord dengan 3 not menggunakan instrument string ensemble, kemudian kita membuat chord 2-not untuk gitar distorsi. Berikut ini adalah video demonya:
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Pertama kita akan membuat chord dengan 3 not menggunakan instrument string ensemble, kemudian kita membuat chord 2-not untuk gitar distorsi. Berikut ini adalah video demonya:
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Friday, January 20, 2012
Midi Tutorial: 05 - Membuat Bass Line
Saya berharap sobat masih belum bosan dengan Midi Tutorial menggunakan Onyx Arranger bersama TujuNada. Kali ini kita akan mencoba merangkai nada bass. Pada demo ditampilkan contoh merangkai bass line dimulai dari style yang paling sederhana kemudian secara bertahap dikembangkan menjadi bass line yang asik didengar. Yang terpenting didalam membuat style bass adalah kesesuaian ritme antara bass dengan musik secara keseluruhan. Diperagakan pula bagaimana menambahkan variasi / transisi bass pada saat ada perpindahan chord.
Dan berikut ini adalah demo videonya:
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Dan berikut ini adalah demo videonya:
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Midi Tutorial: 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Data yang ada pada midi disebut juga midi events. Kali ini kita akan mencoba mengcopy data pada track midi yang telah kita buat pada tutorial sebelumnya ke track baru. Cara untuk mengcopy adalah sebagai berikut
- Click nomor track yang akan di copy
- Pilih bagian yang akan di copy pada time ruler
- Click nomor track yang akan dituju
- Click time ruler pada posisi yang akan dituju kemudian paste
Agar suara dari beberapa instrument tidak saling berbenturan atau tumpang tindih maka sebaiknya dilakukan pengaturan panning yaitu menempatkan posisi suara di sebelah kiri (L=0), center atau kanan (R=128) sehingga suara akan terdengar lebih stereo. Dan berikut ini adalah demo videonya:
Baca juga
Midi Tutorial: 03 - Merangkai melodi
Kali ini akan dipertunjukkan demo cara untuk merangkai melodi pada midi menggunakan Onyx Arranger. Sambil belajar merangkai melodi pada demo kali ini diperkenalkan beberapa tips tentang:
Gunakan draw tool (bergambar pensil) untuk membuat not midi dan eraser tool untuk menghapus not.
Pilih durasi yang sesuai.
Aturlah snap setting untu memudahkan penempatan cursor secara tepat pada posisi yang dituju. Saya biasanya menggunakan 1/16. Gunakan nilai yang lebih rapat untuk merangkai nada yang lebih rapat.
Cara Mengedit Not Midi
Mengedit not midi bisa dilakukan dengan 2 cara:
Baca juga
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
- Menambah dan menghapus track midi
- Membuat dan mengedit not midi
Gunakan draw tool (bergambar pensil) untuk membuat not midi dan eraser tool untuk menghapus not.
Pilih durasi yang sesuai.
Aturlah snap setting untu memudahkan penempatan cursor secara tepat pada posisi yang dituju. Saya biasanya menggunakan 1/16. Gunakan nilai yang lebih rapat untuk merangkai nada yang lebih rapat.
Cara Mengedit Not Midi
Mengedit not midi bisa dilakukan dengan 2 cara:
- Click kanan kemudian mengedit melalui note properties, atau
- Menggeser ujung kiri untuk mengedit start time, menggeser ujung kanan untuk mengedit durasi, atau menggeser ke atas dan ke bawah untuk mengedit pitch.
Baca juga
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Midi Tutorial: 02 - Membuat Track Drums
Ini adalah saatnya saya ajak sobat untuk membuat midi pertama sobat dengan menggunakan Onyx Arranger. Setiap kali kita membuat document (midi) baru maka akan tersedia satu track midi. Kita akan menggunakannya untuk track Drums. Jadi untuk kali ini sobat tidak perlu berpikir tentang nada tapi cukup bermain dengan ritme.
Ketika pertama membuka document baru maka pada Song Manager Pane akan berisi data default untuk scale, chord, fill, dan OOstyle. Hapus saja data tersebut dengan cara click kanan untuk setiap data kemudian delete, atau dengan cara diblock kemudian cut. Jika sobat menggunakan Onyx Arranger versi yang lain dan tidak menemukan hal tersebut maka lanjutkan saja ke step berikutnya.
Yang perlu diperhatikan di dalam membuat track drums adalah:
Drums harus berada di Channel Nomor 10.
Sedangkan track untuk instrument lainnya sobat bisa memilih nomor channel secara bebas
Untuk menampilkan instrument drums pada diagram piano roll maka harus diset pada kolom type track yaitu: type = Drums1 atau drum2.
maka akan muncul konversi nada untuk instrument drum pada piano roll, misalnya C3 = Bass Drum1, D3 = Acoustic snare, dan seterusnya.
Sambil mengikuti contoh yang diperagakan pada demo, sobat bisa mencoba membuat style drum sesuai selera sobat atau menirukan style drum dari lagu favorit sobat. Selanjutnya sobat bisa merubah tempo lagu dengan menggunakan tool yang ada pada tempo toolbar.
Bermain drums berarti bermain ritme yaitu memainkan berbagai instrument drum secara teratur dan berulang dari satu bar ke bar berikutnya dan diakhiri dengan fill. Oleh sebab itu pada tutorial ini dipertunjukkan cara mengcopy data midi dari satu bar ke bar berikutnya.
Mengcopy data midi
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Ketika pertama membuka document baru maka pada Song Manager Pane akan berisi data default untuk scale, chord, fill, dan OOstyle. Hapus saja data tersebut dengan cara click kanan untuk setiap data kemudian delete, atau dengan cara diblock kemudian cut. Jika sobat menggunakan Onyx Arranger versi yang lain dan tidak menemukan hal tersebut maka lanjutkan saja ke step berikutnya.
Drums harus berada di Channel Nomor 10.
Sedangkan track untuk instrument lainnya sobat bisa memilih nomor channel secara bebas
Untuk menampilkan instrument drums pada diagram piano roll maka harus diset pada kolom type track yaitu: type = Drums1 atau drum2.
maka akan muncul konversi nada untuk instrument drum pada piano roll, misalnya C3 = Bass Drum1, D3 = Acoustic snare, dan seterusnya.
Sambil mengikuti contoh yang diperagakan pada demo, sobat bisa mencoba membuat style drum sesuai selera sobat atau menirukan style drum dari lagu favorit sobat. Selanjutnya sobat bisa merubah tempo lagu dengan menggunakan tool yang ada pada tempo toolbar.
Bermain drums berarti bermain ritme yaitu memainkan berbagai instrument drum secara teratur dan berulang dari satu bar ke bar berikutnya dan diakhiri dengan fill. Oleh sebab itu pada tutorial ini dipertunjukkan cara mengcopy data midi dari satu bar ke bar berikutnya.
Mengcopy data midi
- click nomor track yang akan dicopy
- pilih bagian yang akan dicopy pada time ruler
- right click kemudian copy
- tempatkan cursor pada posisi time ruler yang dituju
- right click kemudian paste
- gunakan repetition untuk mengcopy beberapa kali secara sekaligus
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 01 - Introduction to Onyx Arranger
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Midi Tutorial: 01- Introduction to Onyx Arranger
Posting ini adalah tutorial awal dimana pada tahap ini saya akan mengenalkan kepada sobat gambaran sekilas tentang fitur dan cara menjalankan Onyx Arranger.
Jika ini merupakan kali pertama sobat menjalankan Onyx Arranger, maka yang terbaik pada tahap awal ini adalah sekedar tahu dan mengenal cara menjalankan program, menjalankan beberapa perintah sederhana, mengenal struktur program: menu, view, pane, toolbar.
Pada Onyx Arranger ada beberapa View, namun yang terpenting adalah:
Pada Meassure Pane terdapat garis waktu yang ditampilkan dalam satuan :
bar : beat : tick ,
dimana 1 beat = 960 tick
Pada demo dapat dilihat bahwa file midi terdiri dari beberapa track, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Ada beberapa pilihan suara instrument (patch) yang bisa digunakan pada track tersebut.
Sambil mengikuti tutorial ini sobat bisa mencoba membuka file midi, memainkan midi, memainkan secara berulang (Loop), dan memainkan satu atau beberapa track pada mode Solo. Selanjutnya silahkan berpindah dari Main View ke Piano Roll View dan sebaliknya sambil mengamati pane dan tools yang ada.
Pada demo ditampilkan midi lagu 'Terlalu Lama - Vierra'. Pada tahap berikutnya saya akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara membuat midi lagu tersebut step-by-step.
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Jika ini merupakan kali pertama sobat menjalankan Onyx Arranger, maka yang terbaik pada tahap awal ini adalah sekedar tahu dan mengenal cara menjalankan program, menjalankan beberapa perintah sederhana, mengenal struktur program: menu, view, pane, toolbar.
Pada Onyx Arranger ada beberapa View, namun yang terpenting adalah:
- Main View, bagian utama program yang pertama muncul ketika program dibuka
- Piano Roll View, tempat mengedit not dan mengedit parameter midi (volume, panning, attack, modulasi dll) yang di dalam midi disebut dengan istilah Controller. Controller ditampilkan pada Controller Pane dalam bentuk garis atau kurva
Pada Meassure Pane terdapat garis waktu yang ditampilkan dalam satuan :
bar : beat : tick ,
dimana 1 beat = 960 tick
Pada demo dapat dilihat bahwa file midi terdiri dari beberapa track, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Ada beberapa pilihan suara instrument (patch) yang bisa digunakan pada track tersebut.
Sambil mengikuti tutorial ini sobat bisa mencoba membuka file midi, memainkan midi, memainkan secara berulang (Loop), dan memainkan satu atau beberapa track pada mode Solo. Selanjutnya silahkan berpindah dari Main View ke Piano Roll View dan sebaliknya sambil mengamati pane dan tools yang ada.
Pada demo ditampilkan midi lagu 'Terlalu Lama - Vierra'. Pada tahap berikutnya saya akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana cara membuat midi lagu tersebut step-by-step.
Baca juga:
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Tutorial 02 - Membuat Track Drums
Tutorial 03 - Merangkai Melodi
Tutorial 04 - Mengcopy Midi Event ke Track Lain
Tutorial 05 - Membuat Bass Line
Tutorial 06 - Menyusun Chord
Midi Tutorial Menggunakan Onyx Arranger
Sebelumnya saya permisi kepada para sobat yang sudah jago dalam hal midi. Pada kesempatan kali ini saya hanya ingin berbagai pengetahuan tentang cara membuat midi menggunakan Onyx Arranger kepada mereka yang belum paham tentang midi namun memiliki keinginan kuat untuk belajar midi.
Bagi para sobat yang awam tentang software musik, khususnya midi, maka belajar software sendiri dengan hanya membaca petunjuk software pasti akan menemui banyak kesulitan. Belajar dari kawan yang sudah bisa adalah cara yang lebih baik. Namun kalau teman sobat juga sama awamnya, maka mengikuti tutorial di TujuNada ini adalah salah satu solusinya
Banyak sekali software midi yang bisa ditemukan di internet mulai dari yang free, yang share, sampai yang bayar, mulai dari yang berukuran Mega sampai yang berukuran Giga. Namun saya pilih Onyx Arranger dengan alasan
Bagi para sobat yang awam tentang software musik, khususnya midi, maka belajar software sendiri dengan hanya membaca petunjuk software pasti akan menemui banyak kesulitan. Belajar dari kawan yang sudah bisa adalah cara yang lebih baik. Namun kalau teman sobat juga sama awamnya, maka mengikuti tutorial di TujuNada ini adalah salah satu solusinya
Banyak sekali software midi yang bisa ditemukan di internet mulai dari yang free, yang share, sampai yang bayar, mulai dari yang berukuran Mega sampai yang berukuran Giga. Namun saya pilih Onyx Arranger dengan alasan
- Software ini ringan, ukurannya cukup kecil namun fiturnya cukup lengkap, tidak kalah dengan software midi lainnya.
- Sobat bisa download di situs aslinya
- Penataan menu dan cara membuat midi banyak kesamaan dengan software midi pada umumnya
- Nanti kalau sobat sudah menguasai software ini, maka sobat tidak akan mengalami kesulitan kalau berpindah menggunakan software musik lainnya.
Sobat bisa membaca fitur Onyx Arranger disini
Di dalam tutorial ini saya tidak banyak bicara tentang teori-teori yang menjemukan yang tidak ada bedanya dengan membaca manual software, tapi saya akan memberikan tutorial dengan cara langsung mengajak sobat untuk berkreasi membuat midi lagu. Tentu saja dimulai dari yang paling sederhana kemudian secara bertahap akan diperkenalkan ha-hal baru tentang midi dan tentang Onyx Arranger.
Tutorial Midi disajikan dalam bentuk flash video agar lebih informatif. Semua petunjuk dan langkah-langkah ditampilkan langsung pada video demo, disertai beberapa catatan kecil pada setiap posting tutorial. Sebelumnya saya mohon maaf kalau kualitas suara pada video agak mengganggu pendengaran sobat, karena audionya saya compress untuk memperkecil file serta kemampuan saya untuk membuat video memang terbatas. Kalau ada kesempatan, secara bertahap saya akan berusaha meng-update dan terus menambah materi pada tutorial ini.
Materi Tutorial Midi yang akan diberikan di TujuNada ini adalah
Tuesday, December 20, 2011
Reverb / Reverberation
Reverb atau yang sehari-hari kita kenal dengan istilah gema atau pantulan suara merupakan cara suatu gelombang suara memantul pada suatu permukaan hingga sampai pada pendengar. Ketika suara dihasilkan dari sumber suara, selain ada signal suara yang langsung ke arah pendengar (direct signal / dry), ada bagian suara yang dipantulkan beberapa kali ke berbagai arah sampai akhirnya menghilang.
Jika suara dipantulkan pada suatu permukaan maka
- suara akan sampai ke pendengar dalam waktu yang lebih lama
- energi suara akan semakin berkurang
Biasanya kita tidak menyadari keberadaan reverb, namun kita bisa merasakan apakah suara itu berada di ruang terbuka atau di ruang tertutup. Ukuran ruangan berpengaruh terhadap waktu reverb. Semakin besar ruangan menghasilkan waktu reverb yang lebih besar. Selain itu kekuatan bunyi pantulan tergantung sifat meterial di sekitar suara.
Menggunakan Effect Reverb
Efek reverb banyak dipakai pada rekaman musik baik dengan menggunakan suatu peralatan ataupun dengan menggunakan software untuk audio processing.
Ada beberapa alasan untuk menggunakan reverb:
Beberapa Parameter Reverb Digital
Saat ini banyak tersedia vst efek untuk reverb yang mampu mensimulasikan dengan baik efek reverb pada berbagai kondisi ruangan. Untuk bisa menggunakan efek reverb dengan optimal perlu dipahami beberapa parameter berikut:
Early Reflections
Biasanya dikontrol dengan parameter : type ruangan dan ukuran ruangan. Early reflection memungkinkan otak manusia untuk mengenali ukuran ruangan. Ini merupakan bagian terpenting pada reverb.
Predelay
adalah selisih waktu antara suara langsung dengan suara pantulan yang sampai ke pendengar. Semakin besar ruangan maka predelay akan semakin besar.
Reverb Time
Pada umumnya Reverb Time didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan oleh bunyi reverb sampai levelnya berkurang 60dB dibawah level suara aslinya atau dikenal dengan istilah RT60. Semakin besar ukuran suatu ruangan tertutup serta semakin keras level suara maka akan menghasilkan reverb time yang semakin besar. Beberapa efek reverb menyediakan pengaturan reverb time untuk frekuensi suara yang berbeda-beda.
Absorption
Parameter ini menggambarkan penyerapan suara oleh permukaan dinding ruangan. Jenis bahan dan kondisi permukaan dinding ruangan mempengaruhi penyerapan suara sehingga menghasilkan efek reverb yang berbeda-beda.
Contoh vst efek untuk reverb bisa ditemukan di: vst collection for reverb
Jika suara dipantulkan pada suatu permukaan maka
- suara akan sampai ke pendengar dalam waktu yang lebih lama
- energi suara akan semakin berkurang
Biasanya kita tidak menyadari keberadaan reverb, namun kita bisa merasakan apakah suara itu berada di ruang terbuka atau di ruang tertutup. Ukuran ruangan berpengaruh terhadap waktu reverb. Semakin besar ruangan menghasilkan waktu reverb yang lebih besar. Selain itu kekuatan bunyi pantulan tergantung sifat meterial di sekitar suara.
Menggunakan Effect Reverb
Efek reverb banyak dipakai pada rekaman musik baik dengan menggunakan suatu peralatan ataupun dengan menggunakan software untuk audio processing.
Ada beberapa alasan untuk menggunakan reverb:
- Agar suara terdengar lebih alami. Suara yang dihasilkan di studio rekaman dengan reverb yang sangat kecil terkesan kurang natural sehingga perlu ditambahkan efek reverb
- Untuk memperbaiki suara. Biasanya pada rekaman vocal ditambahkan reverb agar suara terdengar lebih berisi dan lebih indah serta untuk menghaluskan atau menyamarkan fluktuasi vokal.
- Untuk memberi efek tertentu
Beberapa Parameter Reverb Digital
Saat ini banyak tersedia vst efek untuk reverb yang mampu mensimulasikan dengan baik efek reverb pada berbagai kondisi ruangan. Untuk bisa menggunakan efek reverb dengan optimal perlu dipahami beberapa parameter berikut:
Early Reflections
Biasanya dikontrol dengan parameter : type ruangan dan ukuran ruangan. Early reflection memungkinkan otak manusia untuk mengenali ukuran ruangan. Ini merupakan bagian terpenting pada reverb.
Predelay
adalah selisih waktu antara suara langsung dengan suara pantulan yang sampai ke pendengar. Semakin besar ruangan maka predelay akan semakin besar.
Reverb Time
Pada umumnya Reverb Time didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan oleh bunyi reverb sampai levelnya berkurang 60dB dibawah level suara aslinya atau dikenal dengan istilah RT60. Semakin besar ukuran suatu ruangan tertutup serta semakin keras level suara maka akan menghasilkan reverb time yang semakin besar. Beberapa efek reverb menyediakan pengaturan reverb time untuk frekuensi suara yang berbeda-beda.
Absorption
Parameter ini menggambarkan penyerapan suara oleh permukaan dinding ruangan. Jenis bahan dan kondisi permukaan dinding ruangan mempengaruhi penyerapan suara sehingga menghasilkan efek reverb yang berbeda-beda.
Contoh vst efek untuk reverb bisa ditemukan di: vst collection for reverb
Wednesday, December 14, 2011
Pengertian Attack, Decay, Sustain, Release (ADSR)
Sobat pasti sering menemukan istilah attack, decay, sustain, dan release (sering disingkat dengan ADSR) pada aplikasi musik atau vst yang sobat pakai. Mungkin masih banyak di antara sobat yang belum paham tentang ADSR. Ketika dihadapkan dengan setting ADSR, seringkali kita hanya main coba-coba putar tombol-tombol ADSR tanpa memahami betul apa sebenarnya fungsi masing-masing tombol tersebut. Hanya mengendalkan kepekaan telinga tanpa memahami fungsi sebenarnya membuat konsentrasi pendengaran kita kurang fokus pada hal yang seharusnya kita cermati. Memahami pengertian ADSRdengan benar tentu akan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas audio seperti yang sobat inginkan.
ENVELOPE
Salah satu karakteristik untuk mengidentifikasi suara adalah envelope suara, yaitu naik turunnya volume suara dari suatu nada. Ketika suatu nada dimainkan, pada mulanya volume suara naik dan bertahan sesaat kemudian menghilang perlahan. Pada umumnya envelope suara terdiri dari 4 komponen, yaitu: attack, decay, sustain dan release.
ATTACK
Attack adalah cara bagaimana suara dimulai. Pada fase ini volume bergerak naik dari hening sampai mencapai puncak.
DECAY
Setelah attack, volume suara akan turun sampai pada level medium. Penurunan ini disebut decay.
SUSTAIN
Setelah decay, suara akan bertahan pada level medium. Bagian ini disebut sustain.
RELEASE
Pada bagian ini volume suara turun dan kemudian menghilang.
Setiap instrument musik mempunyai karakteristik envelope yang berbeda. Pada alat musik perkusi, misalnya drum, mempunya suara yang sangat pendek, sehingga hanya mempunyai attack dan decay yang sangat cepat. Pada instrument lainnya, misalnya organ dan biola, suara yang dihasilkan bisa bertahan lebih lama. Bunyi tersebut mempunyai attack yang lambat dan sustain yang lama. Bunyi petikan gitar dan crash cymbal mempunyai attack yang cepat dan release yang lambat.
ENVELOPE
Salah satu karakteristik untuk mengidentifikasi suara adalah envelope suara, yaitu naik turunnya volume suara dari suatu nada. Ketika suatu nada dimainkan, pada mulanya volume suara naik dan bertahan sesaat kemudian menghilang perlahan. Pada umumnya envelope suara terdiri dari 4 komponen, yaitu: attack, decay, sustain dan release.
ATTACK
Attack adalah cara bagaimana suara dimulai. Pada fase ini volume bergerak naik dari hening sampai mencapai puncak.
DECAY
Setelah attack, volume suara akan turun sampai pada level medium. Penurunan ini disebut decay.
SUSTAIN
Setelah decay, suara akan bertahan pada level medium. Bagian ini disebut sustain.
RELEASE
Pada bagian ini volume suara turun dan kemudian menghilang.
Setiap instrument musik mempunyai karakteristik envelope yang berbeda. Pada alat musik perkusi, misalnya drum, mempunya suara yang sangat pendek, sehingga hanya mempunyai attack dan decay yang sangat cepat. Pada instrument lainnya, misalnya organ dan biola, suara yang dihasilkan bisa bertahan lebih lama. Bunyi tersebut mempunyai attack yang lambat dan sustain yang lama. Bunyi petikan gitar dan crash cymbal mempunyai attack yang cepat dan release yang lambat.
Wednesday, July 27, 2011
Biarlah-Killing Me Inside (Karaoke-Virtual Music)
Ini adalah kreasi musik virtual yang saya buat dengan software. Memang masih belum bisa dibilang bagus, tujuan saya sekedar menunjukkan bahwa dengan bermodal software kita bisa membuat kreasi musik dan untuk memberi semangat kepada kawan-kawan untuk berkreasi dalam musik. Saya percaya anda bisa lebih bagus dari ini !!
Software yang saya pakai:
- Onyx Arranger untuk membuat midinya
- Synthfont untuk memasukkan soundfont / vst instrument dan menambahkan vst effect
Soundfont yang saya gunakan pada lagu ini:
- Drum : Chorium - preset: standard 1
- Bass : BassFing
- Piano : PianoGrandKawai
- String : PCLite preset: XP50 string 1
- Acoustic Guitar : SteelString dan VSTi Revitar
- Clean Guitar : Guitar-Clean-1
- Distortion Guitar (melody): Jackson distortion guitar
- Distortion guitar (rhytm) : Saber_5ths_and_3rds
Vst Effect yang saya pakai:
- Boost-11-peak-limiter untuk menguatkan suara
- Glaceverb dan ClassicReverb untuk efek reverb
- FreeAmp untuk efek electric guitar
- camelphat-v342 untuk efek acoustic & electric guitar
- CS-12 untuk equalizer
Buat kamu-kamu yang mau berkaraoke lagu Biarlah - Killing Me Inside bisa download disini
Monday, July 4, 2011
Vst SFX Machine Pro v1.1.1
Developer : The Sound Guy, Inc.
OS : Windows
Size : 5.34 MB
SFX Machine Pro is the latest and most advanced entry in the award-winning SFX Machine family of audio multi-effects plug-ins. It comes with over 300 effects, including more than 50 new effects. In addition, a Preset Editor provides access to the underlying modular synthesis engine, allowing users to create their own effects from scratch.
The plug-in provides Tempo Sync, which matches LFO frequencies and delay times to the host sequencer's tempo, and it includes an output limiter, a new interface, and twice as much delay memory as SFX Machine RT. Automated parameter control is possible via a simple "MIDI Learn" interface, and a Randomize button allows quick experimentation.
Streamlined for use in audio production environments, SFX Machine has been used to do sound design for radio production, TV shows, feature films, CDs and video games. While SFX Machine Pro has an extensive collection of effects, from the conventional to the bizarre, it also serves in everyday use as a "swiss army knife" of audio utilities.
OS : Windows
Size : 5.34 MB
SFX Machine Pro is the latest and most advanced entry in the award-winning SFX Machine family of audio multi-effects plug-ins. It comes with over 300 effects, including more than 50 new effects. In addition, a Preset Editor provides access to the underlying modular synthesis engine, allowing users to create their own effects from scratch.
The plug-in provides Tempo Sync, which matches LFO frequencies and delay times to the host sequencer's tempo, and it includes an output limiter, a new interface, and twice as much delay memory as SFX Machine RT. Automated parameter control is possible via a simple "MIDI Learn" interface, and a Randomize button allows quick experimentation.
Streamlined for use in audio production environments, SFX Machine has been used to do sound design for radio production, TV shows, feature films, CDs and video games. While SFX Machine Pro has an extensive collection of effects, from the conventional to the bizarre, it also serves in everyday use as a "swiss army knife" of audio utilities.
Wednesday, June 15, 2011
Pengertian Channel dan Track pada Midi
Midi dirangkai dari beberapa track, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi, dan setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch), misalnya channel 1 untuk bass, channel 2 untuk piano dan sebagainya.
Pengertian antara track dan channel seringkali membingungkan. Channel dan track pada midi mempunyai kemiripan arti. Keduanya menggambarkan adanya pemisahan instrument musik pada posisi yang berlainan untuk memudahkan pengaturan didalam menyusun komposisi musik. Namun pengertian channel midi lebih mengarah ke spesifikasi midi, sedangkan track midi lebih mengarah kepada desain sequencer atau software midi di komputer. Software midi sequencer bisa menyediakan lebih dari 16 track sesuai dengan kapasitas software, tetapi batas jumlah channel midi pada umumnya adalah 16.
Di dalam midi, penomoran track tidak harus sama dengan penomoran channel, misalnya track nomor satu tidak harus sama dengan channel nomor satu. Yang perlu diperhatikan adalah standar penomoran untuk channel instrument drums adalah nomor 10 untuk sistem penomoran 1..16, atau nomor 9 untuk sistem penomoran 0..15
Satu channel dihubungkan dengan satu program suara instrument musik. Jika ingin menggunakan beberapa suara instrument di dalam satu channel, harus dilakukan secara bergantian dengan cara mengganti program suara (patch), misalnya channel untuk suara gitar clean berganti menjadi suara gitar distorsi.
Satu channel midi bisa dipakai untuk beberapa track midi, misalnya satu channel untuk piano dipisahkan antara tangan kiri dan kanan menjadi dua track midi. Contoh lainnya adalah menggunakan channel 10 (drum) untuk beberapa track, misalnya track untuk kick, snare, hi-hat, cymbal dan sebagainya. Keuntungan pemisahan track tersebut adalah memudahkan pengaturan misalnya volume (velocity) untuk masing-masing track.
Pengertian antara track dan channel seringkali membingungkan. Channel dan track pada midi mempunyai kemiripan arti. Keduanya menggambarkan adanya pemisahan instrument musik pada posisi yang berlainan untuk memudahkan pengaturan didalam menyusun komposisi musik. Namun pengertian channel midi lebih mengarah ke spesifikasi midi, sedangkan track midi lebih mengarah kepada desain sequencer atau software midi di komputer. Software midi sequencer bisa menyediakan lebih dari 16 track sesuai dengan kapasitas software, tetapi batas jumlah channel midi pada umumnya adalah 16.
Di dalam midi, penomoran track tidak harus sama dengan penomoran channel, misalnya track nomor satu tidak harus sama dengan channel nomor satu. Yang perlu diperhatikan adalah standar penomoran untuk channel instrument drums adalah nomor 10 untuk sistem penomoran 1..16, atau nomor 9 untuk sistem penomoran 0..15
Satu channel dihubungkan dengan satu program suara instrument musik. Jika ingin menggunakan beberapa suara instrument di dalam satu channel, harus dilakukan secara bergantian dengan cara mengganti program suara (patch), misalnya channel untuk suara gitar clean berganti menjadi suara gitar distorsi.
Satu channel midi bisa dipakai untuk beberapa track midi, misalnya satu channel untuk piano dipisahkan antara tangan kiri dan kanan menjadi dua track midi. Contoh lainnya adalah menggunakan channel 10 (drum) untuk beberapa track, misalnya track untuk kick, snare, hi-hat, cymbal dan sebagainya. Keuntungan pemisahan track tersebut adalah memudahkan pengaturan misalnya volume (velocity) untuk masing-masing track.
Beberapa Istilah Tentang Midi
Midi
Midi (musical instrument digital interface) adalah kumpulan perintah standar yang berisi kode, controller dan parameter musik (pitch, volume, panning, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik.
Midi Sequencer
Midi sequencer adalah peralatan hardware atau perangkat software yang bisa membuat, mengedit dan memainkan midi. Aplikasi media player mungkin bisa memainkan midi, tetapi untuk membuat dan mengeditnya diperlukan sequencer.
Format Midi
File midi berukuran sangat kecil karena tidak berisi data audio melainkan hanya berisi kumpulan kode perintah. Pada umumnya midi disimpan dalam bentuk file dengan extension
*.mid atau *.smf (standard midi file). Ada juga pengembangan file midi yang dilengkapi dengan lirik yang disinkronkan dengan midi yang disimpan dalam format *.kar (midi karaoke)
Track dan Channel Midi
Midi tersusun dari beberapa track midi, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch). Pengertian track dan channel sering rancu tetapi sebenarnya ada perbedaan antara track dan channel pada midi
Midi Controller
Di dalam midi terdapat beberapa parameter dan controller yang digunakan di dalam pengaturan komposisi musik, misalnya volume, panning, pitch wheel, velocity dan lain-lain.
Patch
Suara instrument yang bisa digunakan pada midi, misalnya piano, bas, gitar dan lain-lain.
Tempo
menyatakan kecepatan suatu musik dimainkan, yang biasanya dinyatakan dalam beats per minute (BPM)
Volume (Midi controller #7)
Volume menyatakan kekerasan atau amplitudo suara. Controller ini hampir sama dengan velocity dan expression tetapi mempunyai pengertian yang berbeda. Volume biasanya digunakan untuk pengaturan secara umum pada suatu track midi.
Velocity
Parameter ini hampir mirip dengan volume tapi lebih menggambarkan tentang kecepatan atau kekuatan untuk membunyikan instrument musik, misalnya keras lemahnya sentuhan pada tombol piano atau keras lemahnya pukulan drums. Di dalam memainkan piano ada nada-nada yang dimainkan dengan lembut kemudian pada nada-nada yang lain dimainkan dengan keras. Begitu pula pukulan pada fill drum lebih keras dari sebelum atau sesudahnya.
Expression (Midi controller #11)
Controller ini juga mirip dengan volume, yang lebih menggambarkan naik turunnya volume instrument musik sesuai dengan penghayatan lagu. Misalnya suara string section yang perlahan naik atau ketika perlahan menghilang.
Modulation (Midi controller #1)
Modulasi menyatakan besarnya vibrasi suara instrument. Karakter modulasi tergantung pada patch dan sequencer yang digunakan.
Panning (Midi controller #10)
Panning menyatakan posisi suara instrument di dalam ruang stereo. Nilai 0 berarti suara berada di kiri (speaker L), 64 = di tengah, dan 127= di kanan (speaker R).
Pitch Wheel
Parameter pitch wheel atau pitch bend menyatakan perpindahan nada secara mulus tanpa ada jedah yang sering dipakai misalnya pada suara melodi gitar. Nilainya berkisar antara -8192 sampai 8192. Nilai 0 menyatakan nada aslinya, -8192 menyatakan nada 2 semi tone di bawahnya, 8192 menyatakan nada 2 semi tone di atasnya.
Midi Envelope
Midi envelope adalah kurva yang menggambarkan nilai parameter atau controller pada suatu track midi.
Midi (musical instrument digital interface) adalah kumpulan perintah standar yang berisi kode, controller dan parameter musik (pitch, volume, panning, vibrato, dll) yang bisa dijalankan oleh komputer dan instrument musik electronik.
Midi Sequencer
Midi sequencer adalah peralatan hardware atau perangkat software yang bisa membuat, mengedit dan memainkan midi. Aplikasi media player mungkin bisa memainkan midi, tetapi untuk membuat dan mengeditnya diperlukan sequencer.
Format Midi
File midi berukuran sangat kecil karena tidak berisi data audio melainkan hanya berisi kumpulan kode perintah. Pada umumnya midi disimpan dalam bentuk file dengan extension
*.mid atau *.smf (standard midi file). Ada juga pengembangan file midi yang dilengkapi dengan lirik yang disinkronkan dengan midi yang disimpan dalam format *.kar (midi karaoke)
Track dan Channel Midi
Midi tersusun dari beberapa track midi, dimana setiap track dihubungkan dengan channel midi. Setiap channel dihubungkan dengan satu nomor program suara instrument musik (patch). Pengertian track dan channel sering rancu tetapi sebenarnya ada perbedaan antara track dan channel pada midi
Midi Controller
Di dalam midi terdapat beberapa parameter dan controller yang digunakan di dalam pengaturan komposisi musik, misalnya volume, panning, pitch wheel, velocity dan lain-lain.
Patch
Suara instrument yang bisa digunakan pada midi, misalnya piano, bas, gitar dan lain-lain.
Tempo
menyatakan kecepatan suatu musik dimainkan, yang biasanya dinyatakan dalam beats per minute (BPM)
Volume (Midi controller #7)
Volume menyatakan kekerasan atau amplitudo suara. Controller ini hampir sama dengan velocity dan expression tetapi mempunyai pengertian yang berbeda. Volume biasanya digunakan untuk pengaturan secara umum pada suatu track midi.
Velocity
Parameter ini hampir mirip dengan volume tapi lebih menggambarkan tentang kecepatan atau kekuatan untuk membunyikan instrument musik, misalnya keras lemahnya sentuhan pada tombol piano atau keras lemahnya pukulan drums. Di dalam memainkan piano ada nada-nada yang dimainkan dengan lembut kemudian pada nada-nada yang lain dimainkan dengan keras. Begitu pula pukulan pada fill drum lebih keras dari sebelum atau sesudahnya.
Expression (Midi controller #11)
Controller ini juga mirip dengan volume, yang lebih menggambarkan naik turunnya volume instrument musik sesuai dengan penghayatan lagu. Misalnya suara string section yang perlahan naik atau ketika perlahan menghilang.
Modulation (Midi controller #1)
Modulasi menyatakan besarnya vibrasi suara instrument. Karakter modulasi tergantung pada patch dan sequencer yang digunakan.
Panning (Midi controller #10)
Panning menyatakan posisi suara instrument di dalam ruang stereo. Nilai 0 berarti suara berada di kiri (speaker L), 64 = di tengah, dan 127= di kanan (speaker R).
Pitch Wheel
Parameter pitch wheel atau pitch bend menyatakan perpindahan nada secara mulus tanpa ada jedah yang sering dipakai misalnya pada suara melodi gitar. Nilainya berkisar antara -8192 sampai 8192. Nilai 0 menyatakan nada aslinya, -8192 menyatakan nada 2 semi tone di bawahnya, 8192 menyatakan nada 2 semi tone di atasnya.
Midi Envelope
Midi envelope adalah kurva yang menggambarkan nilai parameter atau controller pada suatu track midi.
Friday, June 10, 2011
Circle of Fifths: Magical Chords Diagram
Circle of Fifths atau lingkaran kunci adalah suatu diagram berbentuk lingkaran dilengkapi dengan 12 kunci musik yang sangat berguna di dalam belajar dan menulis musik. Beberapa kegunaan serta keunikan circle of fifths adalah sebagai berikut:Menemukan chord utama
Tiga Chord Utama dari suatu kunci bisa ditemukan dengan cara mencari kunci tersebut pada diagram kemudian melihat huruf sebelum dan sesudahnya. Misalnya pada kunci C, huruf sebelum dan sesudahnya adalah F dan G, maka tiga chord utamanya adalah : C - F - G. Begitu juga kunci G, tiga chord utamanya adalah: G - C - D dan seterusnya.
Menemukan nada ke-5 (perfect 5th)
Jika kita melihat salah satu kunci pada diagram tersebut kemudian bergerak satu langkah searah jarum jam, maka akan ditemukan nada ke-5 untuk kunci tersebut. Misalnya untuk kunci-C nada ke-5 adalah G, begitu pula pada kunci G nada ke-5 adalah D dan seterusnya
Sebagai Pedoman untuk Menulis atau Mengetahui Kunci Lagu
Kunci suatu lagu pada music sheet, dapat dilihat dari jumlah simbol flat (b) atau sharp (#) pada awal staff sesudah tanda clef. Dari diagram lingkaran dapat dilihat misalnya kunci G memiliki 1 tanda #, kunci A memiliki 3 #, kunci E memiliki 4 # dan seterusnya.
Friday, June 3, 2011
Tiga Chord Utama
Chord Utama (primary chord) atau disebut juga chord I, IV, V dari suatu kunci adalah chord mayor pada not ke I, IV, V pada scale mayor kunci tersebut. Chord utama bisa digunakan untuk memainkan harmoni ribuan lagu.
Gunakan scale mayor untuk menempatkan chord I, IV ,V. Misalnya untuk scale-C mayor :
Not ke 1, 4, dan 5 untuk scale tersebut adalah: C, F dan G,
maka chord utama pada scale-C adalah: C mayor, F mayor, G mayor.
Chord utama untuk 12 kunci
Setiap kunci punya chord utama sendiri. Berikut adalah daftar chord utama untuk 12 kunci:
A, D, E
Bb, Eb, F
B, E, F#
C, F, G
Db, Gb, Ab
D, G, A
Eb, Ab, Bb
E, A , B
F, Bb, C
F#, B, C#
G, C, D
Ab, Db, Eb
Gunakan scale mayor untuk menempatkan chord I, IV ,V. Misalnya untuk scale-C mayor :
C - D - E - F - G - A - B - C
maka chord utama pada scale-C adalah: C mayor, F mayor, G mayor.
Chord utama untuk 12 kunci
Setiap kunci punya chord utama sendiri. Berikut adalah daftar chord utama untuk 12 kunci:
A, D, E
Bb, Eb, F
B, E, F#
C, F, G
Db, Gb, Ab
D, G, A
Eb, Ab, Bb
E, A , B
F, Bb, C
F#, B, C#
G, C, D
Ab, Db, Eb
Teori Dasar Musik: Chord Mayor
Chord adalah beberapa nada yang bila dimainkan bersamaan atau hampir bersamaan terdengar harmonis. Chord bisa dimainkan secara bersamaan atau terputus-putus. Chord digunakan untuk mengiringi suatu lagu.
Chord Mayor
Chord major terdiri dari tiga nada dengan jarak interval di antara nadanya: 2 - 1 1/2.
misalnya chord C mayor = C - E - G
Notasi : C, atau CM, atau Cma
Chord mayor dapat dengan mudah dikenali dari suaranya karena bernuansa ceria. Chord mayor bisa digunakan untuk memainkan ribuan lagu mulai dari lagu klasik hingga lagu-lagu yang populer saat ini.
12 Kunci Chord Mayor
Di bawah ini ada diagram piano untuk chord mayor. Jika diperhatikan dengan seksama diagram tersebut, ada sebuah pola yang bisa membantu untuk mengenali keduabelas chord mayor.
Chord mayor diatas disebut chord dasar. Chord tersebut bisa dibalik urutannya:
balikan pertama ditulis C on E atau (C/E) dengan urutan: E - G - C'
balikan kedua ditulis C on G atau (C/G) dengan urutan: G - C' - E'
Chord Mayor
Chord major terdiri dari tiga nada dengan jarak interval di antara nadanya: 2 - 1 1/2.
misalnya chord C mayor = C - E - G
Notasi : C, atau CM, atau Cma
Chord mayor dapat dengan mudah dikenali dari suaranya karena bernuansa ceria. Chord mayor bisa digunakan untuk memainkan ribuan lagu mulai dari lagu klasik hingga lagu-lagu yang populer saat ini.
12 Kunci Chord Mayor
Di bawah ini ada diagram piano untuk chord mayor. Jika diperhatikan dengan seksama diagram tersebut, ada sebuah pola yang bisa membantu untuk mengenali keduabelas chord mayor.
- Tiga chord pertama tersusun dari 3 tombol putih. Chord ini adalah: C mayor, F mayor, dan G mayor.
- Tiga chord kedua tersusun dari tombol: putih - hitam - putih. Chord ini adalah: D mayor, E mayor, dan A mayor.
- Tiga chord ketiga tersusun dari tombol: hitam - putih - hitam. Chord ini adalah: Db mayor, Eb mayor, dan Ab mayor.
- Tiga chord terakhir adalah chord yang aneh. Gb mayor tersusun dari 3 tombol hitam, Bb mayor tersusun dari tombol hitam - putih - putih, sedangkan B mayor tersusun dari tombol: putih - hitam - hitam
Chord mayor diatas disebut chord dasar. Chord tersebut bisa dibalik urutannya:
balikan pertama ditulis C on E atau (C/E) dengan urutan: E - G - C'
balikan kedua ditulis C on G atau (C/G) dengan urutan: G - C' - E'
Subscribe to:
Posts (Atom)


